Update Berita Hari Tata Cara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019

Berita hari ini yang ramai diperbincangkan hampir seluruh media adalah akan dilaksanakan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin yang dijadwalkan pada Minggu (20/10/2019) pukul 14.30 WIB di Gedung MPR RI. Seperti yang kita tahu bahwa Jokowi-Ma’ruf dilantik untuk menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. Nah pelantikan presiden dan wakil presiden ini ada tata caranya loh, yuk simak berita hari ini:

Tata cara pelantikan presiden dan wakil presiden diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden pada Bab XIII Pasal 161, Pasal 162, dan Pasal 163.

Dalam Pasal 161 UU Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden disebutkan, pasangan calon terpilih dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Kemudian, diatur juga jika calon Presiden dan Wakil Presiden berhalangan hadir pada saat pelantikan.

(Calon Wakil Presiden) “Dalam hal calon Wakil Presiden terpilih berhalangan tetap sebelum pelantikan, calon Presiden terpilih dilantik menjadi Presiden.”

(Calon Presiden) “Dalam hal calon Presiden terpilih berhalangan tetap sebelum pelantikan, calon Wakil Presiden yang terpilih dilantik menjadi Presiden.”

Proses Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019, sebagai berikut:

Pasal 162 ayat (1) UU Nomor 42 Tahun 2008 memuat tata cara pelantikan yaitu sumpah yang diucapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

(1) Presiden dan Wakil Presiden terpilih bersumpah menurut agamanya, atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan sidang paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden.

(2) Jika Majelis Permusyawaratan Rakyat tidak dapat bersidang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Presiden dan Wakil Presiden terpilih bersumpah menurut agamanya, atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat.

(3) Jika Dewan Perwakilan Rakyat tidak dapat bersidang sebagaimana dimaksud pada ayat ke (2), Presiden dan Wakil Presiden terpilih bersumpah menurut agamanya, atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat dengan disaksikan oleh pimpinan Mahkamah Agung.

(4) Pengucapan sumpah/janji sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) merupakan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Pasal 163 memuat sumpah yang harus diucapkan Presiden dan Wakil Presiden saat pelantikan, yaitu berikut ini.

Sumpah Presiden (Wakil Presiden): “Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UndangUndang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa.”

Janji Presiden (Wakil Presiden): “Saya berjanji dengan sungguh-sungguh akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undangundang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa.”

Rencana pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih ini mundur dari jadwal semula yang akan dilakukan Minggu pagi (20/10/2019) pukul 10.00 WIB. Dengan alasan, memberikan waktu pada umat Kristen, Katolik, dan agama lain agar bisa beribadah. Apalagi kegiatan  masyarakat pada hari bebas kendaraan (car free day atau CFD) yang biasanya dilakukan pada Minggu pagi disejumlah jalan ibu kota. Sebab, jalan protokol yang ditutup lantaran kegiatan car free day ini dikhawatirkan akan mengganggu kelancaran lalu lintas bagi tamu negara yang akan hadir di pelantikan.

Nah itulah update berita hari ini ya teman-teman. Untuk lebih lengkapnya kamu bisa live streaming melalui aplikasi Vidio terkait pelantikan presiden dan wakil presiden yang akan dilaksanakan besok ya.

 

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.